News And Updates

Jumat, 23 Januari 2009

Market Asia -Indonesia

Kondisi pasar finansial dalam negeri masih terus melambat terkena sentimen negatif penurunan bursa saham Asia. Pelaku pasar masih menerapkan strategi wait and see di tengah ancaman koreksi ekonomi global di tahun 2009.

Saham-saham tambang dan perbankan mengalami tekanan paling besar karena sentimen rugi derivatif yang dialami dua sektor tersebut akibat melemahnya kurs rupiah terhadap dolar AS di triwulan terakhir 2008.


Pada penutupan saham sesi I, Jumat (23/1/2009) IHSG turun 14,439 poin (1,09%) menjadi 1.312,884. Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 11.30 WIB, melemah 95 poin ke posisi 11.270 per dolar AS.

Perdagangan saham sesi siang mencatat transaksi sebanyak 8.576 kali, dengan volume 677,2 juta unit saham, senilai Rp 1,290 triliun. Sebanyak 11 saham naik, 70 saham turun dan 45 saham stagnan.

Saham-saham yang turun harganya antara lain, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 175 menjadi Rp 4.350, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 50 menjadi Rp 1.050, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) turun Rp 225 menjadi Rp 4.375, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 250 menjadi Rp 6.950 dan Bumi Resources (BUMI) turun Rp 20 menjadi Rp 490.

Indeks saham Korea ditutup turun hari Jum'at yang dipicu penurunan terhadap Samsung Electronics setelah mengumumkan kerugian kuartalan pertama dalam sejarah sedangkan LG Electronics turun untuk sesi keempat atas kekhawatiran outlook.


Samsung ditutup turun sebesar 4.12%, melemah setelah sempat menguat hingga sebesar 4.9% setelah melaporkan kerugian bersih periode Oktober-Desember sebesar 22.2 milyar won atau setara dengan US$16.16 juta dibandingkan dengan keuntungan yang didapatkan sebesar 2.21 trilyun won setahun lalu dan 1.22 trilyun won pada kuartal sebelumnya.

Kospi ditutup turun sebesar 2.05% pada level 1093.40 tapi menguat dari level terendahnya yang berada di 1087.66.

" Indeks mencoba tembus diatas level 1100 tapi dampak penurunan terhadap Wall Street dan pasar regional asia lainnya membuat hal ini tidak terjadi ", ujar Park Suk-hyun, analis pasar dari Eugene Investment & Securities.
Kospi turun sebesar 2.0% pada level 1093.57 dengan volume transaksi yang kecil, penurunan dipicu dari sektor teknologi setelah Samsung Electronics mengumumkan pandangan kerugian untuk laporan earning.

" Laporan earning diekspetasikan akan negatif sampai kuartal kedua tahun ini. Tapi beberapa orang berfikir bahwa kuartal pertama tidak akan seburuk kuartal keempat tahun lalu ", ujar Oh Tae-dong dari Taurus Investment & Securities.

Investor tetap akan berfokus terhadap data ekonomi bulan Januari dari Amerika dalam waktu dekat. Kospi diperkirakan akan berkisar pada level 1050-1100 minggu depan.

Samsung turun sebesar 3.7% pada level KRW444.000, LG Electronics turun sebesar 6.2% pada level KRW68.000, Hynix turun sebesar 6.2% pada level KRW6.970 seadngkan S-Oil turun sebesar 1.4% pada level KRW58.200 setelah melaporkan kerugian earning keempat.

Indeks saham Hongkong ditutup turun pertengahan sesi dengan volume transaksi yang kecil menjelang libur lima hari tapi perusahaan HSBC dan beberapa perbankan China menolong indeks untuk naik dari level terendahnya.

HSBC naik lebih dari 2.6%, naik untuk hari kedua setelah sesi sebelumnya terjadi tekanan aksi jual atas kekhawatiran perusahaan memerlukan dana segar.

Chalco turun lebih dari 2% setelah perusahaan memperingatkan kemungkinan terjadi pemotongan keuntungan lebih dari 50% di tahun 2008.

Hangseng akan ditutup hari Senin hingga Rabu dalam memperingati tahun baru China.

Hangseng ditutup turun sebesar 24.12 poin atau 0.19% pada level 12633.87 dimana level terendah berada di 12469.84 sedangkan level tertinggi berada di 12734.80.

Financial sector index naik sebesar 72.67 poin atau 0.4% pada level 18209.55.

HSBC naik sebesar 2.63% pada level HK$58.5, China Construction Bank naik sebesar 1.6% pada level HK$3.78 sedangkan Chalco turun sebesar 2.4% pada level HK$3.22.

KLCI menuju level 869.62, setelah turun sebesar 1.1% dalam volume perdagangan yang rendah,sebesar 116.7 juta saham dengan sentimen bergerak negatif, 224 banding 78, atas sepinya investor menghadapi liburan akhir pekan.

"Penurunan saham Wall Street dan lemahnya bursa regional telah mempengaruhi pergerekan indeks, banyak yang telah mengambil liburan saat ini.KLCI sepertinya berlanjut dalam kisaran 890 hingga 880," ujar seorang dealer.

Tenaga (5347.KU) turun 1.7% di MYR5.95, Sime Darby (4197.KU) turun 0.9% di MYR5.35, TM International (6888.KU) turun 1.8% di MYR3.32; Ranhill (5030.KU) +6.7% di 87.5 sen, PJ Bumi (7163.KU) +8.1%.


0 komentar: