Selasa, 30 September 2008



Baca Lebih Lanjut......

Senin, 29 September 2008

News Hari Ini

Wall Street sempat melemah karena khawatir rencana bailout US$700 miliar mendapat rintangan dari partai Republik kembali berspekulasi rencana ini akan mencapai kesepakatan dari wakil kongres yang tengah aktif bernegosiasi. Spekulasi tersebut akhirnya berbuah positif setelah kesepakatan dicapai pada Minggu petang. Kesepakatan tersebut akan disahkan sebagai undang-undang oleh Kongres AS dengan melakukan pemungutan suara terlebih dahulu. Wall Street optimis rencana ini akan lolos dalam voting dengan suara terbanyak karena Senator Harry Reid, pimpinan senat dari Partai Republik yang semula menentang kesepakatan bailout, kini berbalik mendukung dan menyerukan koleganya untuk meloloskan paket bailout tersebut. Euphoria pasar global
menyambut bailout ini sangat mungkin terjadi dalam jangka pendek dan kemudian kembali dilupakan investor karena bailout tidak akan memulihkan perekonomian secara instan. Gelombang PHK akan belanjut dan meningkatkan angka pengangguran yang kemungkinan akan memaksa The Fed untuk menurunkan suku bunga. Sementara itu IHSG yang terlanjur overbought dapat saja kembali turun untuk menutup gap di level 1.788 sebelum kembali menguat.


Bank Negara Malaysia meminta Maybank untuk merenegosiasi ulang pembelian sahamnya di Bank International Indoensia (BNII). Maybank mengatakan bahwa bank sentral meminta agar kesepakatan ini tidak akan menghasilkan kerusakan yang substansial di bawah standar keuangan internasional yang bisa berakibat kepada fundamental Maybank sendiri. Maybank diminta memperpanjang deadline 26 September hingga akhir bulan
untuk memenuhi semua kondisi dari pembelian saham ini. Menurut Maybank kisruh pasar keuangan akan berdampak pada pasar keuangan regional sehingga bank sentral merasa
perlu untuk mengevaluasi proposal pembelian itu.

Astra International (ASII) berencana akan membagikan dividen interim 2008 sebesar Rp300/saham pada November 2008 mendatang. Cum pada pasar reguler diperkirakan pada
28 Oktober 2008.

Nusantara Infrastructure (META) memperkirakan akan memperoleh tambahan pendapatan sebesar Rp79.6 miliar pada tahun 2009 nanti seiring beroperasinya jalan tol seksi IV
di Makassar. Dengan demikian pendapatan dari bisnis jalan tol akan meningkat 80% menjadi Rp213.5 miliar pada tahun 2009 nanti.

RUPSLB Agis (TMPI) menyetujui perubahan penggunaan dana right issue III untuk digunakan mengakuisisi 30% saham Erafone Artha Retailindo dan 30% saham Comstar
Mobile Pte Ltd dengan nilai total Rp540 miliar. Menurut manajemen perseroan, dalam 2 tahun TMPI dapat menguasai 51% saham pada kedua perusahaan itu melalui hak opsi-nya.
Terkait dengan akuisisi Comstar Mobile, perseroan masih akan menunggu peningkatan modal disetor perusahaan tersebut.

Timah (TINS) menyusun DED pabrik Timah solder di Kabupaten Bangka Barat guna pelebaran jaringan usaha dan peningkatan laba perusahaan. Ditargetkan tahun 2009 pabrik timah solder milik Timah akan mulai berdiri dan akhir 2009 telah mulai beroperasi. Timah juga tengah menggalang dengan pihak swasta lain untuk mengalihkan ketergantungan pembangkit tenaga listrik PLTD yang dimiliki menjadi PLTG
guna mengefisiensi energi yang ada untuk operasional industri timah solder.

RUPSLB Indomobil Sukses Makmur International (IMAS) menyetujui rencana akuisisi 7500 saham PT IMG Sejahtera Langgeng senilai Rp7.5 miliar. Perseroan juga mengalokasikan
dana Rp100-125 miliar untuk membuka 5 unit dealer di sejumlah daerah dalam rangka memperluas pangsa pasar. Rencananya perseroan akan menggunakan kas internal dan
menjajaki pinjaman.

Hanson International (MYRX) membantah kabar bahwa investor asing dari Korea Selatan dan India akan mengakuisisi 20% saham perseroan. Perseroan mengakui bahwa pihaknya
telah menerima beberapa surat dari investor asing yang menyatakan minat untuk bergabung di dalam bisnis baru perseroan. Namun pihaknya sejauh ini belum merespon
sehingga belum ada hal-hal material yang perlu disampaikan ke publik sehubungan dengan pembahasan atau perundingan dari surat-surat tersebut. Sebelumnya dikabarkan investor Korea Selatan dan India akan mengambilalih 20% saham perseroan. Kedua investor tersebut sudah mengajukan penawaran ke perseroan. Mereka tertarik mengakuisisi 20% saham Hanson karena aksi korporasi perseroan yang akan
mengakuisisi Hanson Energy.

PT Supraco Indonesia, anak perusahaan Radiant Utama Interinsco (RUIS) meraih pinjaman sebesar Rp88 miliar. Pinjaman berasal dari Bank BNI Unit Syariah Rp50 miliar dan Bank Riau Rp38 miliar. Dana pinjaman tersebut akan digunakan perseroan untuk membeli peralatan proyek sehubungan dengan proyek yang diterima perusahaan.
Supraco Indonesia adalah perusahaan yang memberikan layanan-layanan seperti Operation Support Services, Offshore Drilling Services, dan Offshore Crane Maintenance & Lifting Equipment

Investor asing mulai mengincar saham PT Semen Bosowa Maros yang akan melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) pada awal 2009. Ada 3 investor asing yang
berminat menjadi mitra strategis Semen Bosowa yang kemungkinan akan masuk melalui IPO, yaitu The Siam Cement Co Ltd dari Thailand, YTL Corporation Berhad dari
Malaysia dan Lavarge SA dari Perancis. Lavarge SA adalah salah satu produsen semen terbesar di dunia. Sebelumnya Lavarge telah mengakuisisi PT Semen Andalas.

Baca Lebih Lanjut......

Minggu, 28 September 2008

IHSG - tinjauan relative sederhana "Window Dressing?"



Melihat grafik diatas, para bandar menahan penurunan IHSG hari Jumat kemaren, disamping kemungkinan akan perhitungan Bail Out yang diperkirakan di setujui kongres dan memang disetujui kongres, (Kongres AS akhirnya menyepakati rencana penyelamatan raksasa sistem keuangan AS senilai US$ 700 miliar minggu ini-sumber Detik.com).
Ada kemungkinan yang sangat besar gap yang bergaris kotak merah belum ditutup dulu sementara ini
Cuman sebaiknya ditutup dahulu agar jangan membingungkan para pelaku pasar modal. Cuman ini adalah Bursa Efek Indonesia, segala sesuatu kemungkinan akan terjadi. Disamping besok adalah tanggal 29 September, hari terakhir bursa sebelum lebaran Idul Fitri, besar kemungkinan akan terjadi Window Dressing.
Cermati saham-saham pilihan seperti saham perbankan, pertambangan.

Good Luck

Baca Lebih Lanjut......

OIL Chart Update



Melihat grafik diatas sepertinya minyak sedang di "kocok-kocok" oleh para bandar OIL. Melihat indikator, sepertinya ada kemungkinan trend harga minyak akan turun dalam masa yang akan datang . Kemungkinan arahnya kembali ke level $9X dalam beberapa bulan yang akan datang, tapi ini hanyalah kemungkinan, semuanya waktu yang akan membuktikan kebenarannya.

Baca Lebih Lanjut......

Jumat, 26 September 2008

IHSG-pandangan relative sederhana


Makin besar kemungkinan IHSG akan menutupin GAPnya ditengah ketidakpastian krisis yang melanda USA. Mudah-mudahan ada keajaiban.

Baca Lebih Lanjut......

Bank Negara Malaysia meminta Maybank untuk merenegoisasi ulang TO BII

Bank Negara Malaysia meminta Maybank untuk merenogisasi ulang pembelian sahamnya di BII demikian The Star jumat. Saham BII langsung disuspen BEI pagi ini padahal transaksi sedianya akan diselesaikan hari ini.
Maybank mengatakan jumat pagi bank sentral meminta agar kesepakatan ini tidak
akan menghasilan kerusakan yang substansial dibawah standar keuangan internasional
yang bisa berakibat kepada fundamental maybank sendiri. "Maybank diminta
memperpanjang deadline 26 september hingga akhir bulan untuk memenuhi semua kondisi dari pembelian saham ini," katanya. Menurut Maybank kisruh pasar keuangan akan berdampak pada pasar keuangan regional sehingga bank sentral merasa perlu
untuk mengevaluasi proposal pembelian itu.

Baca Lebih Lanjut......

DJIA pandangan Relative sederhana




Wall Street semalam berspekulasi dengan ditutupnya DJIA Plus 196 point, akibat rencana bailout senilai US$700 miliar uang pajak yang sedang diusung pemerintahan Bush akan segera memperoleh persetujuan Kongres.

Namun perkembangan terakhir soal negosiasi bailout ini memperoleh
resistensi dari anggota Kongres yang berasal dari partai Republik setelah tutup bursa.

Salah seorang senator dari partai Republik keluar dari pertemuan penting di Gedung Putih dan mengatakan tidak ada kesepakatan yang diperoleh. Indeks Dow Jones futures pun turun yang kemungkinan akan mengindikasikan koreksi pada perdagangan saham di Wall Street nanti malam.

Sejumlah hal prinsip yang telah disepakati sebelumnya diantaranya adalah Menkeu dapat segera mencairkan US$250 miliar dan tambahan US$100 miliar lagi jika dibutuhkan. Namun Kongres sewaktu-waktu dapat mem-veto untuk membatalkan pencairan berikutnya jika bailout dinilai gagal atau tidak memuaskan.

Jadi kalo rencana ini disetujui kongres, ada kemungkinan yang sangat besar pasar Amerika akan kembali Bullish dalam jangka pendek dan bisa mencapai level 11.5XX, tetapi jika masih tarik ulur kemungkinan DJIA akan berkisar 9.5xx-10.XXX

Baca Lebih Lanjut......

News Hari Ini

Telekomunikasi Indonesia (TLKM) akan segera menggelar tender untuk peluncuran satelit Telkom-3 yang ditargetkan pada tahun 2010-2011. Satelit Telkom-3 ini memiliki kapasitas 48 transponder dengan nilai investasi USD 150-200 juta.
Nantinya mayoritas satelitnya akan dipakai untuk sendiri dan 30-40%-nya akan dijual. Telkom melihat permintaan saluran teresterial dan jaringan backbone mengalami peningkatan, oleh karena itu peranan satelit ini diperlukan. Selain itu ada
kebutuhan dari kalangan pemerintah dan militer. Peserta lelang ditargetkan berasal dari negara Eropa dan AS. Peserta tender minimal 3 dan maksimal 5 peserta. ebelumnya satelit Telkom ditargetkan meluncur awal tahun 2009. Tahun lalu, Telkom sudah meluncurkan satelit Telkom-2 seharga USD 150 juta dengan pemenang tender Orbital dari Prancis. Satelit ini memiliki kapasitas lebih kecil yakni sebanyak 24 transponder.

PT Telkomsel – anak usaha Telekomunikasi Indonesia (TLKM) - berharap bisa memenuhi target pelanggannya di akhir bulan ini karena penurunan tarif. Telkomsel berharap
pelanggan mereka naik 15% menjadi 60 juta user per 30 September dari 52,4 juta di akhir Juni. Perseroan akan mengeluarkan dana USD 1,5 miliar tahun depan untuk
melakukan ekspansi guna mengakomodir naiknya user.

Perusahaan Gas Negara (PGAS) telah menyelesaikan pembangunan pipa gas jalur South Sumatera West Java (SSWJ) sejak 23 September 2008. Seluruh pipanisasi SSWJ kini dalam status siap beroperasi. Pipanisasi SSWJ meliputi : jalur Pagardewa-Labuhan Maringgai sepanjang 270 km, Grisik-Pagardewa sepanjang 195 km, Labuhan Maringgai-
Bekasi sepanjang 164 km, Muara Bekasi-Rawa Maju sepanjang 34 km.

Akibat memasok gas ke PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), pasokan gas Perusahaan Gas Negara (PGAS) ke pelanggan industri lainnya harus berkurang sekitar 200 BBTUD. defisit gas paling parah terjadi di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera Utara. Sebenarnya untuk 2009 dan seterusnya PGAS sudah ada HoA (Head of Agreement) dengan pelanggan industri. Tapi karena adanya program gasifikasi kelistrikan
PLN, volume penjualan tahun depan ke industri berkurang sebesar yang dijual ke PLN. Pasar tradisonal PGN terutama Jabar, berkurang 200 BBTUD. Kekurangan tersebut belum
termasuk permintaan yang tidak bisa terpenuhi sebesar 1.290 BBTUD karena kurangnya pasokan gas dari produsen. Hingga 2014, PGN baru mendapat pasokan gas sekitar 800-900
BBTUD. Kekurangan gas ini tidak berpengaruh terhadap pasokan yang berlangsung sekarang, tapi merupakan proyeksi kekurangan pasokan gas tahun depan.

Turunnya harga komoditas Aneka Tambang (ANTM) merevisi target kenaikan produksinya tahun ini dari sebelumnya 17.000 ton menjadi 18.000 ton. Peningkatan
target produksi tersebut untuk mengantisipasi menurunnya penjualan di saat harga komoditi sedang turun seperti saat ini. Tahun 2007 volume produksi nikel perseroan sebanyak 14.000 ton. Harga nikel sudah mulai jatuh sejak kuartal II
2008. Hingga akhir semester I, harga nikel masih USD 12 per pon, tapi sekarang jatuh USD 8 per pon. Perseroan memprediksikan hingga akhir tahun harga nikel maksimal
hanya akan mencapai USD 10 per pon. Sepanjang tahun ini akan naik turun sekitar USD 7 - USD 8 per pon sebelum naik di akhir tahun. Perseroan juga berencana untuk meningkatkan sumbangan produksi komoditasnya ke total penjualan. Pada
tahun lalu nikel masih menguasai kontribusi hingga 90% total penjualan. Hingga semester I 2008 kontribusi komoditi emas sudah meningkat dan memberikan kontribusi 21%. Kontribusi nikel menurun hingga 21%. Jika proyek alumina Tayan sudah
berproduksi di tahun 2010, maka komposisi kontribusinya bisa sedikit berimbang. Diperkirakan nikel akan menyumbang 50% dari total penjualan, emas 20% sedangkan sisanya alumina 30%.

Rencana Aneka Tambang (ANTM) melakukan buy back sudah pada tahap mengundang 4 penjamin emisi (underwriter) guna melakukan beauty contest, yaitu Mandiri
Sekuritas, Bahana Sekuritas, Danareksa Sekuritas dan BNI Sekuritas.

Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) akan negosiasi dengan China Development Bank untuk mendapat pinjaman USD2.4 miliar untuk membangun PLTU Bangko Tengah 4x600
MW, menyusul kenaikan harga baja. Dalam projek ini, komposisi saham PTBA 28%, China Huadian 55%, Indika Energy (INDY) 8%, PLN 8%, BUMD Sumsel 1%.

Agis (TMPI) berencana mengakuisisi 30% saham Erafone Artha Retailindo dan perusahaan asal Singapura, Comstar Mobile Pte Ltd. Akuisisi akan dilakukan melalui anak
perusahaannya, Agis Elektronik. Untuk itu perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB pada hari ini (26/09/08). Menurut perseroan, nilai 9 juta saham Erafone dan 41,695 juta saham Comstar masing-masing Rp10
miliar dan Rp530 miliar.. Agis juga memiliki opsi untuk menambah 21% kepemilikan di Erafone melalui Wireless Cyberdata Indonesia. Wireless merupakan pemegang 70%
saham Erafone. Opsi yang diberikan kepada Agis ini akan ditentukan sesuai kesepakatan bersama pada saat pelaksanaannya. Sumber pendanaan untuk akuisisi saham
tersebut berasal dari hasil penawaran umum terbatas (rights issue) III yang digelar pada Maret 2008. Pada 13-19 Maret 2008, Agis menerbitkan 3,75 miliar saham baru seharga Rp200 per saham dengan total nilai Rp750,8 miliar.

Duta Graha Indah (DGIK) akan melakukan buyback 10% sahamnya secara bertahap. Untuk itu perseroan akan mengadakan RUPSLB pada 24 Oktober 2008 nanti.
Kresna Graha Sekurindo (KREN) menunda rencana right issue senilai Rp 200 – 300 miliar yang pada mulanya dijadwalkan pada kuartal III atau IV 2008. Penundaan
tersebut karena keadaan pasar yang tidak kondusif.

Intiland Development (DILD) memperoleh pinjaman Rp70– 80 miliar tahun ini. Pinjaman ini akan digunakan untuk mendanai sebagian capex. Pinjaman tersebut diperoleh dari 5
bank lokal dengan jangka waktu berbeda – beda sekitar 1 – 5 tahun.

Baca Lebih Lanjut......

Rabu, 24 September 2008

Good News for BNII

MAYBANK Agrees to close purchase of Bank International Indonesia SEPT 26....

Baca Lebih Lanjut......

WINDOW DRESSING

Coba perhatikan beberapa saham akan diangkat untuk akhir september 2008.
Seperti biasa adalah saham2 Bluechips, dan second liner

Baca Lebih Lanjut......

Senin, 22 September 2008

Minor Correction. akankah menutup GAP??


Gambar diatas IHSG sesi 1

Sepertinya Minor Corection ataupun Profit Taking sedang terjadi. Mungkin masih menuju arah menutup gap minggu lalu 18-19 Sept. Mudah-mudahan tetap naik keatas, agar para investor termasuk para trader bs mendapatkan THR menjelang lebaran.

Baca Lebih Lanjut......

BRPT, Volume sdh mulai bermain


Kelihatan Volume BRPT sdh ada peningkatan,akankah kembali ke posisi 1500??

Baca Lebih Lanjut......

Rabu, 17 September 2008

GOLD - bullish???

Baca Lebih Lanjut......

Kraft Added to Dow Industrials After Plunge in AIG

Kraft Added to Dow Industrials After Plunge in AIG (Update1)


Sept. 18 (Bloomberg) -- Kraft Foods Inc., the world's second-largest foodmaker, will replace American International Group Inc. in the Dow Jones Industrial Average after the biggest U.S. insurance company was taken over by the government.

Kraft, whose top shareholder is Warren Buffett's Berkshire Hathaway Inc., will replace AIG on Sept. 22. News Corp.'s Dow Jones Indexes said it declined to add another financial company to the 112-year-old stock average ``because of the extremely unsettled conditions'' in global markets.

AIG lost 80 percent this week after the U.S. government said it got a 79.9 percent stake in return for an $85 billion loan that analysts said will be repaid by liquidating the company. The New York-based insurer was added to the Dow average in April 2004 along with Verizon Communications Inc. and Pfizer Inc., replacing International Paper Co., Eastman Kodak Co. and AT&T Inc.

``When you think of a Dow stock, you think of a company with a stable, solid business model and an enduring franchise representative of the American economy. Kraft clearly fits that bill,'' said Christian Andreach, who helps oversee $18 billion at Manning & Napier Advisors in Fairport, New York. ``It should give the stock a short-term kick.''

Kraft, based in Northfield, Illinois, rose 68 cents to $33.33 as of 10:16 a.m. in New York. AIG added 30 cents to $2.35 after falling 96 percent since the start of the year.

Company Weightings

The ouster of AIG leaves the Dow average with an 8.4 percent weighting in financial companies, compared with 14.4 percent for the Standard & Poor's 500 Index, another U.S. stock benchmark. Kraft becomes the gauge's only food products company after its former parent, Altria Group Inc.,was removed in February.

``We realize this decision leaves the Dow Jones Industrial Average under-weighted in financials, and we will address this situation in due course,'' said Robert Thomson, managing editor of The Wall Street Journal. The newspaper's top editors oversee the average's makeup.

The Dow average is intended to comprise ``established U.S. companies that are leaders in their industries,'' according to the Dow Jones Web site. Berkshire, whose $125,000 shares would distort the price-weighted Dow, is the largest U.S. company by market value that isn't in the gauge.

Baca Lebih Lanjut......

Oil price -Update Graphic


Sepertinya akan mencoba level 10X,XX, indikator RSI sederhana meskipun agak telat , lihat yang dilingkari. meskipun indikator MA 50 dead cross dengan MA 150, mari kita lihat indikator mana yang akan menentukan.

Baca Lebih Lanjut......

News Hari Ini

IHSG berpeluang melanjutkan rebound-nya hari ini setelah kondisi Wall
Street menjadi lebih tenang pasca pengajuan pailit Lehman Brothers
Holdings. Indeks Dow Jones naik 141 poin sekalipun The Fed memutuskan
untuk mempertahankan suku bunganya pada level 2% ditengah
berkembangnya ekspektasi atas penurunan suku bunga. Namun The Fed
memberikan indikasi bagi penurunan fed funds rate pada FOMC berikutnya
jika situasinya memungkinkan atau mengharuskan demikian. Sentimen Wall
Street juga terangkat oleh kemungkinan The Fed memberikan bantuan
likuiditas darurat kepada AIG yang terancam kolaps. Rating AIG telah
dipangkas oleh Standard & Poor’s dan Moody’s hingga AIG memperoleh
tambahan modal untuk menyelamatkan cash flow-nya. Peluang IHSG untuk
rebound setidaknya hingga level 1.880 dalam beberapa hari kedepan,
terutama jika situasi global tidak kembali memburuk.

Timah (TINS) membatalkan rencana akuisisi tambang timah
di Australia, setelah melihat hasil dari due diligence yang
sudah dilakukan beberapa saat yang lalu. Tambang di
Australia tersebut merupakan tambang bekas yang sudah
lama beroperasi dengan sisa cadangan sebanyak 11.000 ton.
Dengan menurunnya harga komoditas, nilai cadangan
sebanyak itu masih relatif kecil bagi perusahaan. Menurut
perseroan, hasil dari kajian yang sudah dilakukan tidak
memuaskan jika dilihat dari beberapa faktor, seperti biaya
operasi, biaya produksi, lingkungan sekitar dan peraturan
negara itu sendiri. Rencananya dana yang digunakan untuk
akuisisi tersebut akan diambil dari pinjaman bank. TINS sudah
mendapat komitmen pinjaman Rp 4 triliun dan belum diambil.
Sebanyak Rp 1,8 triliun berasal dari Bank Mandiri (BMRI)
dan Rp 2,2 triliun merupakan komitmen dari beberapa bank
BUMN. Timah pun sedang melakukan kajian untuk mencari
tambang lain baik dalam negeri maupun luar negeri. Untuk
tahun 2008 TINS berkonsentrasi ke dalam negeri dulu.
Tambang timah yang nantinya akan dijajaki di luar negeri
berada di China, Kamboja, Vietnam dan Myanmar. Hingga
akhir tahun, Timah menargetkan penjualan sebanyak 60.000
ton. Sebanyak 42.000 ton merupakan kewajiban yang harus
dipenuhi kepada klien-klien perseroan, sedangkan sebanyak
18.000 ton diekspor.

Aneka Tambang (ANTM) merencanakan buy back sahamnya
di pasar modal. Rencana tersebut masih dalam tahap kajian
dan diharapkan kajian tersebut rampung akhir November
2008. Untuk itu perseroan akan meminta persetujuan
RUPSLB. Dana buyback akan dialokasikan dari kas internal
yang kini mencapai USD 360 juta.

Aneka Tambang (ANTM) akan menyelesaikan finalisasi
pinjaman dengan Japan Bank for International Cooperation
(JBIC) sebesar USD 325 juta pada akhir 2007. Dana tersebut
merupakan 65% dari total biaya proyek pembangunan pabrik
Chemical Grade Alumina di Tayan, Kalimantan Barat, senilai
USD 500 juta. Sisanya 35% atau sekitar USD 175 juta dari
ekuiti. Pada proyek ini, Antam membentuk usaha patungan
dengan Showa Denko KK Jepang, Marubeni Corporation
Jepang dan Straits Trading Amalgamated Resources Private
Limited of Singapore dan Antam memiliki 65%. Sehingga
dana yang disiapkan Antam untuk menutupi 35% ekuiti
tersebut sebesar USD 113,75 juta. Sedangkan sisanya
sebanyak USD 61,25 juta merupakan tanggung jawab
beberapa perusahaan rekanan tersebut. Awalnya proyek
tersebut bernilai USD 250 juta. Namun akibat kenaikan harga
minyak beberapa waktu lalu, nilai proyek melonjak dua kali
lipat hingga mencapai USD 500 juta. Rencananya, operasi
komersial terhadap Tayan bisa dilakukan pada 2010. Dengan
beroperasinya Tayan, Antam akan mampu mengolah
cadangan bauksit dalam jumlah besar dan berkualitas tinggi
menjadi chemical grade alumina. Berdasarkan bankable
feasibility study, Tayan diperkirakan akan mampu
memproduksi 300.000 ton chemical grade alumina per tahun

Pemerintah melalui Bapepam LK mengisyaratkan Qtel dapat
memiliki hingga batas maximum 65% saham Indosat (ISAT).

Bakrie & Brothers (BNBR) kembali menggadaikan saham
Bakrieland Development (ELTY), karena kepemilikan
saham seperti dilaporkan oleh BAE, kemabli berkurang 4.15%
menjadi 15.45% dibanding posisi Agustus 21.38%. Pasca
akuisisi internal, kepemilikan BNBR di ELTY seharusnya
mencapai 40%.

Baca Lebih Lanjut......

Selasa, 16 September 2008

AIG, Lehman Shock Hits World Markets

AIG was facing a severe cash crunch as its credit ratings were cut, forcing the insurer to immediately raise $14.5 billion to cover its obligations. AIG's shares fell 61% on a day when financial markets in the U.S. and around the world were rattled by the rushed sale of Merrill Lynch and the bankruptcy-court filing of Lehman.

The convulsions in the U.S. financial system sent markets across the globe tumbling, as two of Wall Street's biggest firms looked set to exit the scene and insurance titan American International Group Inc. turned to the Federal Reserve and the state of New York for assistance.

The U.S. stock market suffered its worst daily point plunge since the first day of trading after the Sept. 11, 2001, terrorist attacks. Financial markets were rattled by the rushed sale Sunday of Merrill Lynch & Co. and the bankruptcy-court filing of Lehman Brothers Holdings Inc., which scrambled Monday to sell its most-prized businesses before too many employees and customers walk out the door.

All day Monday, top Lehman officials were huddled in Manhattan at their Seventh Avenue headquarters negotiating a sale of the U.S. investment bank -- the core part of Lehman -- to Barclays PLC of the U.K. People involved in the discussions were increasingly hopeful late Monday that a deal would be struck.

In stock markets from Sydney to London to New York, the news was greeted with immediate selling. For much of the day, the major U.S. market indexes were down 2%, which, while a good-sized decline, was smaller than many had thought would be the case. But in the final hour of trading, a wave of selling hit, driven by concerns about the fate of AIG. The Dow Jones Industrial Average ended down 504.48 points on Monday, off 4.4%, at its daily low of 10917.51, down 18% on the year. Of the Dow industrials' 30 components, all but one -- Coca-Cola Co. -- fell, led by a 60.8% plunge in AIG. Several Asian markets, including Japan and China, were closed Monday due to holiday. By Tuesday, Tokyo shares were down 4.8% in early trading.

Monday's action was the latest fallout in a widening financial crisis that began a year ago with the fall of American housing prices and is now reordering the U.S. financial system. Steps unveiled by the Federal Reserve to expand its emergency lending arsenal did little to snap the sense of gloom.

Plenty of potential land mines remain. Banks are increasingly hoarding cash, curbing lending at a time when the economy is slowing. They are also starting to dump assets to raise capital. A mass sale of assets by the likes of AIG and Lehman could flood the market, reducing their value and leading to additional losses for financial institutions. A slowing economy could also put new stresses on auto and credit card lenders, as defaults would likely rise.

Investors, worried about the exposure of various corporations to the credit crisis, are abandoning a host of stocks, from regional banks to big conglomerates. General Electric Co.'s stock fell 8% to a 5 1/2-year low as investors worried about the value of assets held by GE Capital, which accounts for most of its borrowing and more than one-third of its profits.

Shares of regional banks Wachovia Corp. and Washington Mutual Inc. tumbled by about 25%. As Lehman's bonds lost most of their value, bonds issued by many other financial institutions, from AIG to Bank of America Corp., were also off, pushing their interest spreads over Treasury securities to new highs. Investors flooded back into the safety of Treasury bonds, sending yields on government debt to their lowest levels since April.

"It's a dicey situation right now," said Bill King, chief market strategist at M. Ramsey King Securities in Burr Ridge, Ill. "You have a lot of guys right now who don't know who to trade with." In particular, traders in the credit markets said it remained difficult to find buyers for certain securities.

Uncomfortable Position

But while the gloom that has gripped the market deepened following one of the most tumultuous weekends in the history of Wall Street, there also was some measure of relief that markets didn't tumble further. By refusing to bail out Lehman, federal regulators had effectively pulled the plug on the firm and gambled that a huge investment bank could fail without pulling down the rest of the financial system.

"I never once considered that it was appropriate to put taxpayer money on the line in resolving Lehman Brothers," Treasury Secretary Henry Paulson said during remarks at the White House. "We do not take lightly ever putting the taxpayers...on the line to support an institution.

The markets were clearly rattled, but the dollar, a proxy for the U.S. economy, rallied against the euro and the British pound. It fell against the yen, however.

While policy makers drew a line in the sand, market watchers say Washington may have little choice but to eventually pony up more government funds as the credit crisis deepens and more firms run into trouble.

"I'm surprised that they chose to draw the line now, when the dominoes are getting bigger and closer together," said Tom Gallagher, an analyst at ISI Group. Washington, he said, will ultimately have to come to Wall Street's aid.

Policy makers could also find themselves in the uncomfortable position of essentially picking winners and losers, critics say. While Washington stepped in to help Bear Stearns Cos. and Fannie Mae and Freddie Mac, it opted not to save Lehman -- raising questions about whether Washington should determine who survives and who doesn't.

By the time Lehman Brothers was teetering on the brink, Fed officials had had more time to understand the corners of the credit market that had it worried, and Lehman's trading partners had had more time to sort out their own exposures to the firm.

Instead of saving Lehman, Fed officials crafted a plan to try to save the broader market. They had been studying their new liquidity facilities carefully for months. One idea was to make these facilities more like the repurchase agreement markets themselves. (Repurchase agreements, or repos, are a market in which investment banks get much of their short-term financing.) That would require broadening the kinds of collateral they would take from Wall Street firms coming to them for cash.

In the repo markets, for instance, Wall Street firms can pledge stocks to each other as collateral for short-term loans. The Fed's facilities didn't allow for that. By broadening the collateral requirements to look more like the repo market, the Fed hoped financial firms would be able to open for business Monday without facing a short-term liquidity squeeze.

"Widening the requirements for the [Fed lending facility] simply enhances the confidence that the dealer community is not going to have difficulty" funding overnight loans, said one bank executive involved in the market.

Meantime, the Fed and other regulators proposed a new rule Monday that would make it less expensive for healthy banks to buy distressed banks by reducing the potential capital charge.

The Bush administration has so far taken a largely ad-hoc approach to solving the financial turmoil -- addressing problems as they arise instead of trying to get ahead of them. Many market observers say that's not going to be enough to stem the current troubles, especially as asset prices fall and financial institutions run into capital shortages.

Lehman's $639 billion in assets makes it far and away the largest U.S. bankruptcy ever. After filing for bankruptcy protection early Monday, Lehman raced to sell off pieces of the fallen investment bank before an exodus of employees and customers causes their value to erode.

The New York firm, facing liquidation after filing for Chapter 11 protection in U.S. Bankruptcy Court for the Southern District of New York, continues to seek buyers for some assets, including its U.S. broker-dealer business and investment-management arm, according to people familiar with the situation.

Lehman was trying to sell a substantial stake in the investment-management unit, including Neuberger Berman, before the bankruptcy-court filing. The business was expected to fetch about $5 billion, and a number of private-equity firms have expressed interest in acquiring the operation.

After failing to engineer a deal to save the entire company over the weekend, Lehman executives now are trying to salvage what they can.

Range of Emotion

Inside Lehman, feelings ranged from sadness to anger, much of which is being directed at long-time Lehman Chief Executive Richard Fuld Jr. who many feel waited too long to raise capital and repair the firm's leaky balance sheet. Mr. Fuld, who spent much of the weekend monitoring the Lehman talks from his office on the firm's 31st executive floor in midtown Manhattan, has had extra security added to his detail in recent weeks, according to people familiar with the matter.
Richard Fuld


It was a day for goodbyes for employees. News that the parent company was filing for bankruptcy went out around midnight to the firm's approximately 25,000 employees, 10,000 to 12,000 of whom work in New York. All of Lehman's broker dealers, staff was told, will continue to operate.

At 7:30 a.m., many employees were already at their desks. On Lehman's second-floor equities-trading desk, Jerry Donini, head of global equities, rallied the troops. "I am sorry it came down to this," he told the hundreds of people packed onto the trading floor. "But please don't let this define you."

Hundreds of employees arrived with boxes and removed their belongings. "It is just a shame it came down to this," said Lehman stock analyst Roger Freeman. "I guess now it is time to start thinking about my future."

It is unclear how many employees will be left without jobs. But many staffers in some departments, particularly nonrevenue generating areas like human resources, just decided to call it quits and pack up.

Lehman's parent company was put into bankruptcy early Monday morning, but employees held out hope that some of the pieces could still be salvaged.

Lehman's private-equity business is part of the firm's investment-management unit, which also houses the profitable asset manager Neuberger Berman. As Lehman was scrambling to find a buyer over the weekend, bankers at the firm were also proceeding with a previously announced sale of the investment unit. The firm hopes to have this sale wrapped up this week, and the auction is now between two private equity firms, according to people familiar with the matter. Any sale will now require approval from the bankruptcy judge overseeing Lehman.

Lehman, in filing for Chapter 11 protection for its holding company, as opposed to filing for Chapter 7 liquidation -- or putting the entire company into bankruptcy -- gives itself more time and control of what happens to its various assets. The company can now continue to shop around subsidiaries such as its broker-dealer operations, investment-management division, real-estate holdings, book of loans and its private-equity portfolio.

--Matthew Karnitschnig, Peter Lattman, Diya Gullapalli, Serena Ng, Tom Lauricella, Liz Rappaport and Peter A. McKay contributed to this article.

Baca Lebih Lanjut......

News Hari Ini

IHSG kembali turun tajam hingga 84 poin pada perdagangan saham yang amat
mencekam kemarin. Ini adalah penurunan yang beruntun kedelapan dalam
sembilan hari terakhir dan membawa indeks ke level terendahnya dalam 19
bulan. Sejumlah saham komoditas yang telah sangat tertekan seperti ANTM,
INCO, TINS, LSIP dan UNSP tidak menghalangi pemodal untuk terus menjual
dan menjual, sehingga habislah seluruh gain yang pernah diraih selama periode
booming komoditas pada 2007 hingga awal 2008.

Pemicu koreksi indeks kali ini tidak lagi soal anjloknya harga minyak, namun
lebih karena kepanikan pemodal global yang menemui jalan buntu atas
penyelesaian krisis subprime mortgage, krisis kredit, dan meluas ke multi krisis
lainnya. Adalah salah besar jika kolapsnya Bear Stearns Maret lalu dianggap
sebagai korban terbesar dan terakhir dari krisis subprime. Lehman Brothers
Holdings Inc., bank investasi keempat terbesar di Amerika, yang bertahan dari
kebangkrutan pada Great Depression dekade 1930an, akhirnya mengajukan pailit
ke pengadilan Manhattan kemarin. Lehman yang didirikan oleh tiga orang
Jerman pada 158 tahun silam meninggalkan utang sebesar US$613 miliar dan
kehilangan hampir seluruh nilai sahamnya setelah diperdagangkan pada US$0,21
per saham semalam. Keputusan bangkrut diambil setelah Barclays Plc dan Bank
of America membatalkan niatnya mengambil-alih Lehman dalam negosiasi akhir
pekan lalu. Bank of America kemudian memutuskan untuk mengakuisisi Merrill
Lynch yang juga terancam bangkrut. Berita soal kebangkrutan Lehman mungkin
bukan menjadi yang terakhir karena besarnya utang yang macet dapat menjadi
bola salju dikemudian hari. Menkeu Paulson pun telah menyatakan tidak akan
menolong perusahaan yang terancam kolaps pasca Fannie dan Freddie.
Perusahaan lain yang memiliki peluang bangkrut adalah AIG, perusahaan
asuransi terbesar. Pemerintah AS melalui The Fed hanya mengucurkan bantuan
likuiditas hingga US$70 miliar dan mungkin akan menurunkan kembali suku
bunganya pada FOMC meeting nanti malam. Perspektif teknikal IHSG pasca
penembusan garis major uptrend 1.740 yang telah bertahan sejak 2003 adalah
berpotensi untuk terus turun ke garis middle downtrend channel disekitar level
1.550.

Defisit APBN tahun 2008 diperkirakan mengalami penurunan
sekitar Rp 16,4 trliun dari semula di APBN-P 2008 sebesar Rp 94,5 triliun (2,1% dari PDB) menjadi sekitar Rp 78,1 triliun (1,7% PDB). Realisasi penerimaan pajak dan cukai yang melebihi estimasi dan realisasi belanja yang di bawah target
seperti belanja subsidi, barang, dan modal, mendorong defisit
yang berkurang, dengan perkiraan defisit yang lebih rendah
maka penerbitan surat utang negara (SUN) netto juga turun
sebesar Rp 15 triliun dari semula Rp 117,8 triliun menjadi Rp
102,8 triliun.

Bank Indonesia akan mengoptimalkan fasilitas repo (transaksi
repurchase agreement/pembelian obligasi dengan perjanjian
harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu) bagi
perbankan. Fasilitas ini untuk membantu menyelesaikan
masalah ketatnya likuiditas.

Arus investasi asing langsung (foreign direct investment)
meningkat 180% dari USD 1 miliar pada triwulan II 2007
menjadi USD 2,8 miliar pada triwulan II 2008. Investasi ini
diperkirakan akan terus tumbuh sampai akhir tahun.
Kepemilikan asing pada instrumen SUN (Surat Utang Negara)
sudah hampir 20% meskipun kondisi pasar keuangan global
sedang tidak labil akibat gejolak perekonomian Amerika
Serikat.

Pemerintah akan mengurangi jumlah penerbitan surat utang
negara (SUN) 2008 menyusul ketatnya likuiditas pasar.
Pengeluaran belanja yang belum maksimal hingga September
ini berdampak pada pengurangan defisit. Defisit tahun ini
diperkirakan hanya sebesar 1,7% atau turun dibanding target
sebelumnya 2,1%.

Baca Lebih Lanjut......

Senin, 15 September 2008

Dunia menanggung krisis akibat USA??

Defisit neraca berjalan ekonomi yang disebabnya pemborosan keuangan baik pemerintah Amerika (biaya perang dan Dana Jaminan Sosial) maupun rakyatnya sendiri.
meskipun neraca keuangan Pemerintah AS dan rakyatnya terus defisit, tetapi banyak negara di dunia yang mendanai defisit itu. Ini dibuktikan dengan tingginya penjualan obligasi dari pemerintah dan perusahaan AS, terutama yang diserap oleh negara seperti China, Jepang, Korea Selatan, Uni Eropa, dan negara-negara penghasil minyak di Timur Tengah.

Negara-negara itu telah mendanai banyak perusahaan di AS. Maka, ketika banyak perusahaan di AS nyaris bangkrut, negara-negara yang mendanainya juga terancam ambruk.Fantastis juga
Contohnya :Fannie Mae dan Freddy Mac, yang terus merugi akibat krisis penyaluran kredit bermasalah sektor properti (subprime mortgage) mulai pertengahan 2007. dan China menjadi salah satu pemegang obligasi Fanie Mae dan Freddy mac senilai US$ 260Milyar.
Meskipun ada upaya pengalihan dari Pemerintah Amerkia sendiri, ini masih belum meredakan situasi, karena efek beruntun dari pengalkihan ini masih belum kelihatan, tetapi,.. sudah langsung ditanggapi darijatuhnya indeks saham di China, dan indeks saham regional.

Penguatan dollar AS terhadap mata uang dunia lainnya dalam seminggu terakhir ini sempat membuat pelaku pasar modal bingung. Seiring dengan itu, beberapa mata uang sempat menguat meski kemudian melemah dalam waktu yang sama cepatnya.

Hal itu terjadi karena diprediksi perekonomian Uni Eropa mengalami masalah sehingga investor bingung dan memutuskan kembali ke dollar AS. Ini juga terjadi di pasar uang Indonesia. Pada penutupan Jumat (12/9), nilai tukar rupiah di level Rp 9.435 per dollar AS, merosot dibandingkan dengan 9 September 2008, yakni rupiah di level Rp 9.350 per dollar AS.

Jaringan pengusaha Indonesia, mengingatkan pemerintah agar tidak lengah dengan pelemahan rupiah, terutama terhadap sikap spekulan pasar uang yang telah berasumsi akan terjadi tekanan terhadap euro akibat resesi di Eropa. Dengan demikian, mereka akan memborong dollar AS.

Kondisi itu bisa menekan rupiah. Rupiah bisa terguncang jika menembus level Rp 9.500 per dollar AS. Diingatkan, target nilai tukar rupiah dalam APBN Perubahan 2008 adalah Rp 9.100-Rp 9.400 per dollar AS.

Baca Lebih Lanjut......

Jumat, 12 September 2008

IHSG tinjauan relative sederhana




Melihat perbandingan kedua gambar, sepertinya meskipun ada intervensi pemerintah nantinya kemungkinan masih sulit dalam jangka waktu beberapa hari ini untuk mengangkat indeks ke level 2000 lagi, apalagi di hantui sentimen repo,kredit properti, dan kredit yang lainnya.
Coba dilihat kembali ulasan http://kelolasaham.blogspot.com/2008/09/ihsg-tinjauan-relative-sederhana_06.html hampir kenyataan hari ini ulasan tersebut...
Sebaiknya berhati-hati, posisi cash masih lebih baik dibandingkan keinginan untuk masuk pasar saat ini.

Good Luck

Baca Lebih Lanjut......

News Update

Pemerintah kecenderungan intervensi Pasar Modal, akan tetapi blm saat ini, kecenderungan pemerintah intervensi pada saat IHSG 1700an, melalui 3-4 broker (Kim Eng, Bahana, Danareksa & Mandiri), kemudian menurut survei WM HSBC Hongkong, dikemukakan agar semua FM menjauhi capital market (seluruh dunia) dulu sampai akhir September dan akan diberitahukan lagi pada saat akhir Q4. Target Rupiah Rp. 9.700

Di pasar kini beredar kabar bahwa Bakrie akan kembali melepas sahamnya di Kaltim Prima Coal dan Arutmin kepada Tata Power. Tahun lalu, perusahaan asal India itu telah mengakuisisi 30 persen saham KPC dan Arutmin. Menurut seorang broker asing, penjualan itu dilakukan karena Bakrie butuh modal besar untuk membiayai ekspansi usahanya. Sementara semua aset strategisnya sudah banyak yang digadaikan. "Saat ini mereka (Tata Power) baru menguasai 30 persen saham. Tata masih bisa menambah hingga 21 persen lagi," ujarnya. Dandi Fajar Musratmo, analis EficoRpSecurities, mengatakan, Bakrie kini terancam menderita kerugian besar akibat transaksi saham Herald tempo hari. Pasalnya, di bursa Australia saat ini saham Herald turun ke level dolar Australia1,9.

Baca Lebih Lanjut......

News Hari Ini

Harga light, sweet crude semalam nyaris menembus level psikologis US$100
mengikuti trend penguatan dollar atas euro yang sempat menyentuh level
US$1,38 dan kemungkinan badai Ike gagal menghampiri pantai Lousiana yang
sarat dengan fasilitas kilang minyak. Namun demikian berlanjutnya penguatan
saham-saham batubara di pasar New York semalam akan mendukung
kesinambungan rebound saham-saham yang sama di bursa Jakarta hari ini. Pagi
ini harga minyak kembali ke level US$101,33 dan euro rebound keatas level
psikologis US$1,40 sehingga tidak cukup alasan bagi investor untuk kembali
panik. Fluktuasi pada euro kemungkinan mulai tertahan menjelang FOMC
meeting 16 September mendatang terutama dengan munculnya wacana cut rate
pada suku bunga The Fed. Wacana yang muncul pada sebagian pelaku Wall
Street ini dipicu oleh Lehman Brothers yang akhirnya kolaps, dan mungkin
disusul oleh Merrill Lynch. IHSG masih cukup aman setelah ditutup pada garis
downtrend channel dan kembali berpeluang rebound keatas level 1.900.

Energi Mega Persada (ENRG) menyatakan aktivitas
eksplorasi di 3 area hingga Agustus 2008 telah menghabiskan
biaya USD 7,447 juta. Perseroan saat ini telah melakukan
aktivitas eksplorasi di 2 area di Blok Malacca Straits PSC, Riau-
Sumatera dan 1 area Blok Sembarah TAC Kalimantan. Untuk
area I Blok Malacca Straits PSC, Riau-Sumatera telah
mengeluarkan biaya USD 2,041 juta untuk pengeboran sumur
appraisal MSAC-30 dan area II Blok Malacca Straits PSC, Riau-
Sumatera telah mengeluarkan biaya USD 3,186 juta untuk
pengeboran sumur appraisal MSAC-33. Kedua area ini
dikerjakan oleh Kondur Petroleum SA. Sedangkan untuk Blok
Sembarah TAC Kalimantan telah mengeluarkan biaya
eksplorasi senilai USD 2,219 juta untuk pengeboran sumur
pengembangan SBR-19 yang dilakukan oleh PT Semberani
Persada Oil.

Produksi minyak kelapa sawit mentah (CPO) Astra Agro
Lestari (AALI) selama Januari - Agustus 2009 mencapai
664.764 ton atau meningkat 18,1% dibandingkan periode
yang sama tahun 2007 sejumlah 562.793 ton. Pertumbuhan
produksi CPO ini ditopang dengan kenaikan hasil panen
tandan buah segar (TBS) sebanyak 16,1% menjadi 2,7 ton
dibanding tahun lalu. Produksi TBS perkebunan di Sumatera
mencatat kenaikan 18,1% menjadi 1,33 juta ton, Kalimantan
bertambah 21% menjadi 825.415 ton dan Sulawesi naik 4,7%
menjadi 506.157 ton.

Elnusa (ELSA) mendapat kucuran kredit kedua dari bank asal
Perancis, yaitu Natixis untuk pembelian peralatan land seismic
senilai USD 2,2 juta. Peralatan land seismic akan dibeli Elnusa
dari Sercel yang merupakan produsen alat seismik asal
Perancis. Kredit ekspor ini dijamin oleh COFACE, sebuah agen
kredit ekspor yang juga dari Perancis. Peralatan seismik yang
diinvestasikan Elnusa berupa 2 unit land seismic data
acquisition tipe 428XL, yang saat ini telah beroperasi untuk
Pertamina di daerah Randegan Utara, Jawa Tengah dan untuk
provident di daerah Tarakan, Kalimantan Timur.

Elnusa (ELSA) selama Januari-Juli 2008 berhasil meraih
kontrak jasa hulu migas sebesar USD 334 juta dimana sekitar
UD 150 juta akan dibukukan tahun ini juga. Keberhasilan ini
tak lepas dari reposisi bisnis dan restrukturisasi korporasi yang
telah dilakukan perseroan. Disisi lain, ELSA akan melakukan
ekspansi kompetensi pada segmen marine seismic untuk
memasuki pasar offshore di wilayah Asia Pasifik. Ekspansi ini
akan dilakukan melalui suatu kerjasama (joint venture)
dengan Bergen Oilfield Services (BOS).

Rencana kerja sama membuka usaha patungan antara
Malayan Banking Berhad (Maybank) dengan Panin Life
(PNLF) melalui PT Anugrah Life Insurance batal. Pembatalan
rencana pembentukan usaha patungan itu berdasarkan surat
dari pihak Maybank pada 8 September 2008.

Semen Gresik (SMGR) mengincar pabrik semen di kawasan
Asia Tenggara untuk diakuisisi. Perseroan menyiapkan dana
dari kas internal sekitar 30% dan pinjaman perbankan 70%
untuk mendanai akuisisi tersebut.

Indofarma (INAF) menargetkan 3Q08 penjualan mencapai
Rp1.4 triliun atau naik 115% YOY, dan saat ini masih
menjajaki kerjasama dengan mitra asing untuk transaksi
merek obat dan kerjasama produksi.

Bank Danamon (BDMN) menaikkan bunga KPR pada kisaran
13% menyusul kenaikan BI rate, sementara Bank Rakyat
Indonesia (BBRI) telah mencapai total kredit Rp10 triliun
kepada 38 BUMN dari target Rp12.6 triliun tahun ini. Bank

Mandiri (BMRI) mengejar target kredit mikro Rp4 triliun,
antara lain kepada petani jagung, dll.

AKR Land Development, anak usaha AKR Corp (AKRA)
mengembangkan kota satelit di Menado Sulut dengan
investasi Rp1 triliun, dengan total lahan 300 ha dan 18 ha di
Shanghai. AKR Land Development dijadwalkan akan IPO pada
2012, dengan rencana membangun superblok.

Bank Internasional Indonesia (BNII) menjalin kerjasama
dengan Lippo Karawaci (LPKR) untuk pembiayaan
pembelian kondominium The St. Moritz Penthouse and
Residences (St Moritz), melalui fasilitas Kredit Pemilikan
Apartemen (KPA).

Penjualan Mandom Indonesia (TCID) pada 2008
ditargetkan Rp1,119 triliun, tumbuh 10% dibandingkan
penjualan 2007 sebesar Rp1,018 triliun. Sedangkan laba
diprediksi meningkat 10% menjadi Rp122,355 miliar dari
sebelumnya sebesar Rp111,232 miliar. Hingga semester
I/2008, perseroan telah membukukan laba bersih konsolidasi
Rp74,875 miliar (Rp414 per saham), naik 30,31% dibanding
periode sama tahun sebelumnya Rp72,672 miliar (Rp402 per
saham). Pertumbuhan laba Mandom ditopang oleh penjualan
yang meningkat 17,3% menjadi Rp630,114 miliar dari
Rp537,180 miliar

Baca Lebih Lanjut......

Kamis, 11 September 2008

News Hari Ini

Peluang rebound cukup terbuka hari ini setelah IHSG mengalami penurunan
beruntun dalam enam hari terakhir ini. Bukan karena harga minyak mentah
yang melonjak, namun lebih karena mengikuti rebound saham-saham
komoditas di pasar global semalam. Wall Street menilai valuasi sahamsaham
komoditas mulai terlihat menarik pada saat ini saat ketidakpastian
masih membayangi sektor finansial.

Trada Maritime (TRAM) akan melakukan total investasi
sebesar USD 315,84 juta untuk menambah armada baru.
Investasi itu dilakukan dalam kurun waktu hingga 2013.
Investasi itu terdiri dari investasi senilai USD 177,87 juta
untuk pengadaan kapal kargo kering (Dry Bulk), dimana 30%
dana berasal dari IPO dan sisanyadari pihak ketiga.
Sedangkan investasi lain untuk membeli kapal-kapal baru
senilai USD 137,97 juta, dimana 30% dana dari modal sendiri
dan sisanya dari pinjaman pihak ketiga. Perseroan
memperkirakan pendapatan sebesar USD 52,013 juta di tahun
2008 dan USD 114,82 juta di 2009 dengan perkiraan laba
bersih tahun 2008 sebesar USD 13,10 juta dan USD 30,10
juta di tahun 2009.

Asian Agri berencana menggelar IPO saham tahun depan,
begitu pula dengan Nirwana Kharisma yang semula
menjadwalkan IPO tahun ini.

IPO Krakatau Steel kemungkinan ditunda hingga tahun
depan dari rencana semula pada November tahun ini. Hal ini
karena semakin lesunya bursa saham di Indonesia.

Intraco Penta (INTA) segera merampungkan pembangunan
pabrik suku cadang alat berat November mendatang, dimana
pembangunan sudah 90%. Investasinya ditaksir sekitar Rp
30-50 miliar. Produksi dan distribusi sekitar awal 2009.
Kapasitas pabrik suku cadang untuk tahap awal sekitar 6-7
ribu unit per tahun. Suku cadang yang akan diproduksi
antara lain dump body, logging trailer, oil field truck, extended
truck chasis, flatbed body dan lain sebagainya. Pembangunan
pabrik ini dilakukan agar dapat menunjang core bisnis utama
INTA di distribusi alat berat serta agar dapat menekan biaya
produksi.

Intraco Penta (INTA) optimis bisa meraih pendapatan usaha
sebesar Rp 1 trilyun sampai akhir tahun 2008. Perolehan laba
sebelum pajak diprediksi bertambah lebih dari tiga kali lipat
menjadi Rp 53,6 milyar. Tingginya permintaan alat- alat berat
di sektor batubara akan mendorong pertumbuhan pendapatan
perseroan. Per 30 Juni lalu pendapatan usaha perseroan
melonjak hingga 31% menjadi Rp486 milyar dan pada
semester II 2008 perseroan sudah mendapatkan order
sebesar Rp 392 milyar atau sebanyak 256 unit.

Laba bersih Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) per
semester I 2008 mencapai Rp 771 miliar atau naik 114% YoY
dibandingk Rp 360 miliar pada 1H07. Peningkatan laba bersih
tersebut karena pangsa pasar domestik naik 32,5% pada
semester I 2008 dibandingkan periode yang sama 2007
sebesar 30,3%. Hal in i karena didukung kapasitas produksi
perseroan untuk memasok permintaan yang tinggi, terutama
di pasar utama perseroan. Penjualan domestik perseroan
pada semester I 2008 mencapai 6,3 juta ton, naik 30% YoY
dibandingkan 4,8 juta ton apda 1H07. Penjualan nasional
hanya naik 21%. Penjualan semen di Jawa pada semester I
2008 meningkat 17%, sedangkan di luar jawa naik 26% dan
hingga kini permintaan yang tertinggi masih berasal dari
rumah tinggal, gedung perkantoran, dan apartemen. Untuk
memenuhi permintaan pasar domestik tertinggi, perseroan
mengurangi volume ekspor sebesar 32% dari 1,7 juta ton di
1H 2007 menjadi 1,2 juta ton tahun 2008. Total volume
penjualan perseroan tumbuh 14%, yakni dari 6,5 juta ton
pada semester I 2007 menjadi 7,4 juta ton pada periode yang
2008.

Indocement Tungggal Prakarsa (INTP) mengalokasikan
dana Rp 15 miliar untuk membiayai program bina lingkungan
dan tanggung jawab sosial perusahaan.
Bank Indonesia (BI) hingga kini masih menunggu penawaran
awal dari Bank Mandiri (BMRI) terhadap anak perusahaan,
NV De Indonesische Overzeese Bank (Indover Bank). Menurut
Deputi Gubernur BI, nilai jual Indover Bank bakal terdongkrak
dengan membaiknya kinerja selama 2 tahun terakhir. Jadi
anak perusahaan tak hanya mengandalkan lisensi operasional
penuh di Eropa tapi juga kinerja

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) tengah mengkaji akuisisi
saham Bank Bukopin (BBKP), jika mendapat restu
pemerintah perseroan akan mengakuisisi tidak lebih dari 30%
saham.

Baca Lebih Lanjut......

Rabu, 10 September 2008

Bursa Mulai Bergairah -Modal baru masuk

Sepertinya hari ini Bursa Efek Indonesia dimasuki modal segar, belum tau apakah ini untuk investasi jangka panjang atau kah hanya mengambil keuntungan trading jangka pendek.

Total Transaksi per jam 02:49 PM
Negosiasi : Rp 3.2 triliun - transaksi Apex
Transaksi Sendiri : Rp 2.4 triliun - transaksi Apex
Reguler : Rp 2.4 triliun

Baca Lebih Lanjut......

News Hari Ini

Harga minyak naik lebih dari $2 per barel di new York setelah
Presiden OPEC Chakib Khelil meminta anggota untuk memenuhi kuota yang ditetapkan
OPEC. Harga minyak naik $1,41 menjadi $104,67 per barel dan berada di $104,08 jam
9:40 waktu Singapura dan kemungkinan harga minyak masih berada dalam range $100-110 per barel.

Indeks masih mungkin sulit naik dengan sentimen regional yang mengalami penurunan juga.

Berlian Laju Tanker (BLTA) membantah berita
mendapatkan komitmen pinjaman senilai USD400 juta.
Perseroan pada tahun ini telah menjual 5 unit kapal senilai
USD125 juta atau sekitar Rp1,12 triliun. Dana penjualan
kelima kapal tersebut sebagian sudah digunakan BLTA untuk
membayar utang. Sementara pinjaman senilai USD250 juta
akan jatuh tempo tahun 2008. Pinjaman itu dimanfaatkan
untuk akuisisi kapal Chembulk pada 2007.

Berlian Laju Tanker (BLTA) menargetkan laba 2008 sebesar
Rp4,41 triliun, tumbuh 481% dibanding Rp758,981 miliar
pada 2007. Sedangkan pendapatan perusahaan jasa angkutan
kimia itu diperkirakan meningkat 72% menjadi Rp6,264 triliun
dari sebelumnya Rp3,64 triliun. Perseroan akan fokus pada
pengangkutan cair terutama bahan kimia dan minyak. Hal ini
seiring pengoperasian armada Chembulk yang diakuisisi pada
2007.

Mobile-8 (FREN) tengah menjajaki berbagai kemungkinan
mekanisme untuk memperoleh sumber pendanaan guna
menunjang rencana ekspansi. Sampai kini perseroan belum
memutuskan mekanisme yang akan diambil untuk
memperoleh sumber pendanaan dan elaborasi berbagai
mekanisme yang tersedia, termasuk kemungkinan melakukan
right issue atau obligasi, tetap terbuka.

Telkom (TLKM) mengincar stasiun TV terestrial nasional
untuk mendukung ekspansi bisnis media. Saat ini TLKM sudah
memiliki layanan Telkomvision, dan juga menjajajki akuisisi
content provider.

Emco Overseas Pte Ltd bersama SPM Holdings Pte Ltd akan
mengakuisisi 80% saham Allbond Makmur Usaha (SQMI).
Pengambilalihan tersebut merupakan bagian dari usaha
perseroan dalam mengembangkan usahanya di Indonesia.
Indal aluminium (INAI) menganggarkan Rp 200 miliar
untuk kebutuhan capex yang akan dipenuhi dari fasilitas
kredit Bank Mandiri (BMRI), Bank Mega (MEGA) dan Bank
Niaga (BNGA).

Central Proteinaprima (CPRO) selama semester I 2008
mengekspor udang beku dominan tujuan Amerika Serikat,
Jepang, Eropa Barat, Kanada, China dan Thailand yang
mengalami peningkatan produksi udang beku mencapai
sekitar 80% YoY mencapai 56.000 metrik ton dibandingkan
49.000 metrik ton pada 2007. Udang beku itu, sebanyak 55%
diekspor ke AS, Jepang (25%), dan sisanya (20%) diekspor
ke beberapa negara lain, seperti negara-negara Eropa Barat,
Kanada, China, dan Thailand.

BI mengancam akan mencabut izin akuisisi Maybank jika
hingga September ini belum ada kepastian soal akuisisi 56%
saham Bank Internasional Indonesia (BNII)
Bank BNI (BBNI) semester II 2008 mengerem pemberian
kredit berbentuk valuta asing karena tingginya resiko dan
kondisi pasar yang belum stabil. Sehingga untuk semester II
ini tidak punya rencana untuk menambah sindikasi valas
untuk pembiayaan.

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) memberikan komitmen
kredit modal kerja maksimal Rp 2 triliun kepada 48 pabrik
gula milik negara, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II, PTPN
VII, PTPN IX, PTPN X, PTPN XII, PTPN XIV dan Rajawali
Nusantara Indonesia. Kreditnya akan mulai dicairkan dalam
jangka waktu 3 bulan ke depan sebagai tahap pertama.
Dananya akan diberikan bertahap dan disesuaikan dengan
pengajuan masing-masing PTPN. Komitmen pinjaman bersuku
bunga 12% ini diharapkan dapat membantu operasional
penggilingan gula. Sejumlah pabrik gula tersebut akan mulai
giling lagi pada Desember mendatang.

Bank NISP (NISP) bekerja sama dengan OCBC Bank
Singapore memberikan pinjaman sindikasi kepada Kelompok
Rekso atau Rekso Group sebanyak USD 30 juta atau sekitar
Rp 270 miliar berupa term loan bagi pembangunan vila dan
resor di daerah Jimbaran, Bali. Pinjaman itu berjangka waktu
6 tahun. Karena pinjaman itu bersifat sindikasi maka porsi
Bank NISP, OCBC Bank Singapore dan Bank OCBC Indonesia
masing-masing adalah USD 10 juta.

Bank Harfa, yang baru diakuisisi Bank Panin (PNBN) akan
dijadikan bank syariah, karena pertumbuhan pasar syariah
sangat besar yang baru tumbuh 3% dari target Bank
Indonesia sebesar 5%. Sebelumnya PNBN telah menyuntik
modal Rp70 miliar dan saat ini mengelola aset Rp240 milar.

Rencana akuisisi Bank BRI (BBRI) terhadap Bank Bukopin
(BBKP) masih merupakan tahap kajian awal dan belum ada
kesimpulan yang dapat ditindaklanjuti.

Baca Lebih Lanjut......

Selasa, 09 September 2008

10 RESEP SUKSES BANGSA JEPANG

Oleh Romi Satria Wahono

1. KERJA KERAS

Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun),
Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan
47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan "agak memalukan" di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk "yang tidak dibutuhkan" oleh perusahaan.

2. MALU

Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran. Masuk
ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena "mengundurkan diri" bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.

3. HIDUP HEMAT

Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempat
terheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30. Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00.

4. LOYALITAS

Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan.

5. INOVASI

Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio
Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan
membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model
walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah.

6. PANTANG MENYERAH

Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat
tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia . Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki , disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo . Ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen) . Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era kekinian. Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan). Kapan-kapan saya akan kupas lebih jauh tentang ini

7. BUDAYA BACA

Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran. Tidak peduli duduk atau
berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA.
Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Saya pernah membahas masalah komik pendidikan di blog ini. Budaya baca
orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb). Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai
pada tahun 1684, seiring dibangunnya institute penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku
asingnya diterbitkan.

8. KERJASAMA KELOMPOK

Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa "1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, hanya 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok" . Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan "rin-gi" adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam "rin-gi".

9. MANDIRI

Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Irsyad, anak saya yang paling gede sempat merasakan masuk TK (Yochien) di Jepang. Dia harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Teman-temen seangkatan saya dulu di Saitama University mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka "meminjam" uang ke orang tua yang itu nanti mereka kembalikan di bulan berikutnya.

10. JAGA TRADISI

Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini.
Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki , maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan.
Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata "tidak" untuk apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang Jepang karena "hai" belum tentu "ya" bagi orang Jepang Pertanian merupakan tradisi leluhur dan aset penting di Jepang. Persaingan keras karena masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya. Kabarnya tanah yang dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian. Pertanian Jepang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.

Baca Lebih Lanjut......

News Hari Ini

Perolehan penjualan konsolidasi United Tractors (UNTR)
diperkirakan bakal melampaui Rp 21 triliun tahun 2008 ini
atau naik 20%. Perseroan menaikkan target penjualan alat
berat Komatsu menjadi 5.000 unit tahun ini. Awalnya
perseroan menargetkan penjualan Komatsu sebanyak 4.250
unit tahun ini. Namun peningkatan industri di sektor
komoditas pertambangan dan perkebunan mendorong
peningkatan permintaan alat-alat berat. Pada semester I
2008 UNTR telah menjual sebanyak 2.492 unit atau setara
dengan 58,63% dari target semula yang sebanyak 4.250 unit.
Hingga Juli sudah mencapai 2.995 unit dan per Agustus
sekitar 3.500 unit. pertumbuhan laba bersih bisa tumbuh
signifikan, sebab perolehan laba bersih UNTR pada 1H 2008
telah mencapai Rp 1,206 triliun atau setara dengan 80,77%
dari perolehan laba bersih satu tahun penuh di 2007.
Terhitung mulai 9 September 2008, masa perdagangan
HMETD United Tractors (UNTR-R) tidak ditransaksikan lagi
di Bursa Efek Indonesia.

Berlian Laju Tanker (BLTA) mendapat komitmen sindikasi
USD400 juta dari total kebutuhan USD500 juta untuk
menambah 20 armada kapal hingga 2012. Kapal yang dipesan
dari Jepang dan Korea bernilai rata-rata USD25 juta per unit
dan akan fokus pada angkutan cair dan migas, dan baru
menjajaki angkutan batubara. BLTA menargetkan DER bersih
tahun ini 1.3x atau lebih rendah dari 1Q08 2.1x, sementara
BLTA telah mendapat kontrak pengangkutan LNG dari
Tangguh selama 20 tahun senilai USD1 miliar dengan
kapasitas kapal 155 ribu kubik. BLTA juga akan menjual 5
kapal untuk meraup USD125 juta untuk membayar hutang.

Intiland Development (DILD) membatalkan emisi obligasi
dan mencari pinjaman bank untuk mengembangkan kawasan
industri Ngoro Industrial Park tahap II di Jatim senilai USD2
juta. Capex tahun ini sebesar Rp300 miliar sementara projek
Ngoro seluas 240 ha akan dimulai Q4 bekerja sama dengan
RSEA Taiwan. Pengembangan kawasan industri modern ini
dimulai pada kuartal IV 2008. Pada tahap awal
pengembangan untuk 100 hektar lahan, perseroan
membutuhkan dana USD2 juta. Sebagian dana berasal dari
operating cashflow NIP sendiri. Proyek NIP tahap pertama
yang dimulai pada 1996 sudah hampir selesai.

Jasa Marga (JSMR) menjajaki kembali penjualan 4.23%
saham Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) yang
sempat tertunda akibat krisis pasar finansial tahun lalu.
Penjualan tersebut dilakukan agar Jasa Marga fokus dalam
mengembangkan jalan tol baru.

Destinasi Tirta Nusantara (PDES) tengah membidik
perusahaan penyedia layanan jasa pariwisata lewat internet
asal Thailand untuk diakuisisi. Perseroan telah menyiapkan
dana Rp 30 miliar dengan target kepemilikan saham mayoritas
Tunas Ridean (TURI) berencana membeli lahan seluas 486
m² di Pecenongan, Jakpus senilai Rp3.64 miliar untuk
mengamankan gerai Toyota, dan akan meminta persetujuan
RUPSLB pada 23 September nanti, pasca divestasi Tunas
Finance senilai Rp290 miliar kepada Bank Mandiri (BMRI).

Central Corporindo (CNKO) mengungkapkan proyek
pembangunan PLTU 2x7 MW hingga September 2008 telah
menghabiskan dana Rp 390,078 miliar. Biaya tersebut untuk
membangun 3 PLTU di Pangkalan Bun, Rengat dan
Tembilahan. Untuk PLTU Pangkalan Bun telah menghabiskan
dana Rp 184,655 miliar, PLTU Rengat Rp 123,545 miliar dan
PLTU Rp 81,877 miliar. Perkiraan biaya untuk penyelesaian
ketiga proyek PLTU tersebut diperkirakan masih mencapai Rp
742,637 miliar lagi. Proyek PLTU Pangkalan Bun diperkirakan
masih akan membutuhkan dana Rp 6,563.401 miliar, PLTU
Rengat sekitar Rp624,233 miliar dan PLTU Tembilaha kurang
Rp 111,841 miliar. PLTU Pangkalan Bun ditargetkan dapat
beroperasi pada November 2008, sementara PLTU Rengat dan
Tembilahan diharapkan sudah dapat beroperasi pada
September 2009.

Meski harga di pasar internasional saat ini turun, tetapi Astra
Agro Lestari (AALI) memastikan tidak akan merevisi target
produksi minyak sawit mentah (CPO) sebesar 990 ribu ton
sampai akhir tahun 2008 ini dan sampai saat ini produksi
masih berjalan sesuai target. Permintaannya masih cukup
baik.

Baca Lebih Lanjut......

Bimantara dan Panin Bank, bener-bener mencurigakan







Dari gambar kelihatan garis semilog trend bearish BMTR akan dipatahkan, PNBN sendiri, hmmmm,... belum tau kemana,... mudah-mudahan ikut keatas

Baca Lebih Lanjut......

OIL update grafik


Harga minyak dunia sepertinya pelan-pelan mulai turun lagi, angin segar akan kenaikan komoditi yang satu ini belum ada juga, meskipun OPEC menggelar banyak acara.
Perhatian dunia saat ini tertuju pada pesta demokrasi di USA.
Siapakah yang akan memegang tampuk kekuasaan no 1
Apakah Demokrat atau Republik.
Demikian juga pemain komoditas minyak, masih tetap menantikan dengan sabar sambil membuat hitungan peta kekuatan apakah Republik atau Demokrat.
Penatian menuju US$ 85 per barel atau US$180 per barel

Baca Lebih Lanjut......

Sabtu, 06 September 2008

IHSG - Tinjauan Relative Sederhana



IHSG ada kemungkinan rebound sedikit, kemungkinan dibuka gap up.
Agak sulit menembus level 2100, trend jangka pendek 2 bulanan masih tetap sideways ke bawah
Banyak analis memberikan target 1750 ????
Alasan mereka akibat turunnya harga komoditi, dimana saham perusahaan komoditi menjadi pilar IHSG.
Mungkinkah??

Baca Lebih Lanjut......

Bandar VS Investor

Bandar tau saham X mau naik atau turun???
Benerkah?
Investor?
Yang smart tahu bahwa saham X akan naik atau turun.
Karena mereka mempelajari dan mengerti akan fundamental saham sebuah perusahaan.
Mereka sering disebut dengan smart investor, mereka punya informasi yang lebih cepat, lebih akurat, dan punya link yang baik juga.

Nah kalau bandar?
Disebut bandar apabila mempunyai uang yang besar atau jumlah saham yang banyak, sehingga mampu mempengaruhi demand atau suply dari sebuah jenis saham.

Seperti kondisi bearish bagaimana?
Apakah mereka masih mampu?
Ada yang masih, ada yang tidak.
Tergantung bagaimana sang bandar mempengaruhi psikologi pasar.
Para bandar yang mampu inilah yang disebut dengan kumpulan smart investor.
Dan para smart investor ini berkumpul untuk membentuk sebuah organisasi yang tidak kelihatan demi sebuah tujuan.

Terus bila mampu bagaimana?
Mungkin mereka akan melakukan short barang mereka sendiri, termasuk meminjam barang dari yang lain untuk menyeimbangkan nilai portofolio mereka agar jangan terlalu merosot.
Nah yang tidak mampu, mungkin berserah pada nasib.

Nah apakah untung?
Tergantung bagaimana strategi mereka?
Keseimbangan antara menjual barang sendiri dan meminjam barang org lain.
Apakah bandar sering salah?
Sudah pasti bandar juga sering salah, cuman ada yang pintar mengcover kesalahan tersebut.ada juga yang tidak.
Nah apakah anda mau masuk ke dalam golongan para "bandar" atau smart investor?


sumber acak dari para bandar dan investor

Baca Lebih Lanjut......

Jumat, 05 September 2008

News hari ini

PT Jamsostek (Persero) belum bisa memastikan atau belum
ada keputusan untuk investasi saham Perusahaan Gas
Negara (PGAS) karena hasil kajian yang dilakukan belum
tuntas. Bahkan tidak membeli kalau kajiannya oleh internal
dan opini dari analis hasilnya negatif.
Perusahaan Gas Negara (PGAS) berminat untuk membeli
1.5 juta ton/tahun gas dari ladang gas cair (LNG) tangguh
Papua Barat. Proyek ini akan dilakukan bersama PLN dan
Pertamina.

Perusahaan Gas Negara (PGAS) mulai Minggu (31/8)
melakukan proses pemasukan gas ke PLTGU Muara Tawar,
Bekasi sebesar 30 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).
Diperkirakan prosesnya selesai dalam beberapa hari.
Ssebulan kemudian PGN akan menambah pasokan gas
hingga menjadi 60 MMSCFD dan pada Desember 2008
menjadi 200 MMSCFD. Kontrak pasokan gas ke PLTGU
Muara Tawar adalah sebesar 200 MMSCFD dengan opsi
tambahan sebesar 100 MMSCFD. Kontrak harga gas sebesar
30 MMSCFD dari Pertamina dan 50 MMSCFD dari PGAS
adalah USD 4,5 per MMBTU dengan jangka waktu selama 5
tahun. Sedangkan kontrak harga gas sebesar 150 MMSCFD
dari PGAS lainnya sebesar USD 5,6 per MMBTU berjangka
waktu 3 tahun.

Timah (TINS) dikabarkan menemukan sumber daya timah
terukur sebanyak 8,817.40 ton atau 88% dari rencana kerja
anggaran perusahaan (RKAP) 2008 dengan kekayaan 0.254
kg/meter kubik. Saat ini perseroan memfokuskan pada perluasan
penambahan cadangan timah.

Timah (TINS) menjajaki kemungkinan PLTU untuk
mengantisipasi tingginya kenaikan harga BBM. Diversifikasi
energi ini dapat menghemat 25% biaya energi perseroan.

Mitra Rajasa (MIRA) saat ini sedang dalam tahapan
finalisasi dokumen-dokumen dan hal-hal lain yang
diperlukan pada saat Closing Date pengambilalihan saham
Apexindo Pratamaduta (APEX). Diharapkan finalisasi bisa
diselesaikan dalam waktu 2 pekan ke depan. Dengan
dilengkapinya persyaratan-persyaratan tersebut, maka
perseroan berencana melakukan Crossing atas saham Apex
pada 9 September atau selambatnya 10 september 2008.

Bank NISP (NISP) berniat meningkatkan penyertaan modal
kepada Bank OCBC Indonesia. Peningkatan modal dilakukan
sebesar Rp 2.760.000.000. Saat ini pelaksanaan transaksi
masih menunggu keputusan Bank OCBC Indonesia yang
harus memperoleh persetujuan pemegang saham.
Selanjutnya peningkatan penyertaan modal itu harus
mendapat persetujuan Bank Indonesia. NISP memiliki 1%
saham Bank OCBC Indonesia dan 99% dikuasai OCBC Bank
Singapura yang merupakan pemegang mayoritas saham
Bank NISP.

Produksi PT Kaltim Prima Coal – anak perusahaan Bumi
Resources (BUMI) - kembali normal pada Selasa (2/9)
setelah Pejabat Pemda Kalimantan Timur membuka jalur ke
pelabuhan, sehingga KPC bisa mengirim batu bara ke
pelabuhan terdekat.

4 Private equity asing yang diantaranya berasal dari Amerika
Serikat dan Hongkong mengakuisisi 69% saham Bakrie
Sentosa Persada anak usaha Bakrie Sumatera Plantation
(UNSP). Dari penyertaan saham tersebut perseroan meraup
dana segar USD 80 juta atau sekitar Rp 736 miliar. Dana
tersebut akan digunakan untuk mengembangkan
perkebunan kelapa sawit di Riau dan Kalimantan Tengah
hingga seluas 50ha. Pengembangan akan dilakukan secara
bertahap selama 3 tahun sehingga total lahan tertanam
akan bertambah dari 119 ribu menjadi 169 ribu ha.

Astra melalui United Tractor (UNTR) akan membidik 5
tambang batubara dalam 5 tahun kedepan dengan
cadangan rata-rata sebesar 100 juta ton.
Target produksi Pama Persada Nusantara, anak perusahaan
United Tractros (UNTR), tidak akan direvisi. Gangguan
produksi di sebagian lokasi tambang Kaltim Prima Coal (KPC)
karena sengketa lahan bulan lalu masih bisa dikompensasi
dengan produksi di lokasi lain. Perseroan mengungkapkan
Pama masih beroperasi di lahan KPC lain yaitu pit Kanguru.
Saat penutupan pit Pelikan, Pama memindahkan sekitar 14
armada (sekitar 200 unit) alat berat yang biasanya
beroperasi di pit Pelikan dan Melawan ke pit Kanguru. UNTR
Sebelumnya pernah menghitung potensi kehilangan produksi
10 ribu ton batu bara per hari akibat penutupan pit Pelikan
dan Melawan, namun karena sebagian alat berat
dipindahkan ke Kanguru, kerugian tak akan sebesar itu.

PT Toyota Asta Motor (TAM) – unit usaha Astra
International (ASII) - memproyeksi transaksi penjualan
suku cadang dari Pusat Suku Cadang Toyota (Toyota Parts
Center) di Cibitung, Jawa Barat, hingga Rp 1 triliun di tahun
2008, dimana 16-17% merupakan ekspor.

PT Saptaindra Sejati - anak perusahaan Adaro Energy
(ADRO) - mendapatkan pinjaman sindikasi sebesar USD
300.000.000 dan akan jatuh tempo 30 Juni 2013. Pinjaman
itu berasal antara lain dari ANZ Bank, Stanchart, DBS Bank,
Mitsui Banking Group, Bank Mandiri, Bank ekspor Indonesia
dan UOB serta Mitsubishi UFJ. Sementara facility Agent
ditunjuk SMBC Cabang Singapura. Pinjaman ini dijamin oleh
Adaro Energy. Pinjaman ini untuk melunasi seluruh pinjaman
Saptaindra, membiayai belanja modal dan modal kerja.
Daerah rawa dan tidak strategis di wilayah Cakung-Cilincing
seluas 270 hektar akan diubah menjadi kota mandiri Jakarta
Garden City oleh Keppel Land Ltd Singapura bekerja sama
dengan Modern Realty (MDLN) dalam perusahaan joint
venture PT Mitra Indo Sukses. Pada tahap awal diluncurkan
384 unit rumah dari total 989 unit rumah yang dibangun
Jakarta Garden City. Rencananya unit rumah yang telah
diluncurkan di kota mandiri tersebut akan diserahkan pada
bulan September 2009. Sebanyak 989 unit rumah tersebut
dijual dengan kisaran harga mulai dari Rp 700 juta - Rp 1,3
miliar per unit dan hingga saat ini sudah terjual sebanyak
95%. Pada tahap I terdapat 2 tipe rumah yaitu medium
dengan luas 150 meter persegi dan large berukuran 200
meter persegi. Konstruksi perumahan sudah dimulai pada
bulan Juli 2008, dimana seluruh 384 unit rumah dibangun
secara bersamaan.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) belum bisa
memutuskan masalah Qatar Telecom (Qtel) terhadap
kepemilikan sahamnya di Indosat (ISAT) terkait dengan
aturan Daftar Negatif Investasi (DNI). Hingga kini belum
ada permintaan resmi dari pihak-pihak terkait atas kasus
Qtel tersebut.

Excelcomindo Pratama (EXCL) membatalkan opsi
penerbitan obligasi sebesar USD 250 juta akibat tingginya
tingkat suku bunga. Perseroan kini menjajaki pinjaman baru.

Aneka Kimia Raya Corporindo (AKRA) saat ini masih
memfinalisasi pinjaman senilai USD 78 juta dari total
kebutuhan pinjaman sebesar USD 130 juta. Dana tersebut
digunakan untuk membentuk perusahaan patungan
bernama PT Jakarta Tank Terminal antara perseroan dengan
Royal Vopak, Belanda. Perusahaan patungan sudah berdiri
sejak 9 November 2007 dimana kepemilikan AKRA mencapai
51% dan sisanya dimiliki Vopak. Mulai tahun 2009
perusahaan patungan itu sudh bisa memberikan kontribusi
hingga 70% bagi perseroan seiring dengan naiknya
kapasitas tangki timbun dari 280 ribu kilo liter menjadi 400
ribu kilo liter.

Baca Lebih Lanjut......

Kamis, 04 September 2008

DJIA - Pandangan relative sederhana


Menjelang pemilu di Amerika Serikat, Dow Jones masih kelihatan belum menentukan sikap untuk menuju gerakan keatas, malah ada tanda-tanda akn kembali tembus menuju level 10.XXX sampai pemilu berhasil menunjukkan siapa bakal menjadi orang nomor satu di negara adikuasa itu.
Ada kemungkinan situasi sideways menuju kebawah ini berlangsung dalam beberapa minggu kedepan.
IHSG??? Masih Harap-Harap Cemas

Good Luck

Baca Lebih Lanjut......

Oil update



Akankah oil perlahan-lahan turun kembali?
Goldman Sachs memperkirakan harga minyak akan ke $149 sampai akhir tahun ini.
Kurtubi, awalnya memperkirakan $170,kemudian berubah jadi $120, kemudian berubah
lagi menjadi $140.
Bagaimana menurut anda?

Baca Lebih Lanjut......

IHSG - Tinjauan Relative Sederhana


IHSG dibuka gap down melemah pada posisi 2100,26. keliahatan MACD menukik kebawah, dan arah OBV masih menuju kebawah juga.
Ada kemungkinan IHSG mau menutup Gapnya di 1950an.
Sepertinya akan ada candle merah lagi.
Selalu siapkan cash untuk membeli saham yang dianggap murah secara fundamental.

Baca Lebih Lanjut......

News hari ini

Harga Kontrak CPO November dibuka turun di malaysia Derivatives
Exchange (MDE). Harga kontrak November turun 4 ringgit jam 9:45 WIB menjadi 2447
ringgit ($711.8) per ton.

Telekom Malaysia International Bhd melalui Indocel Holding Sdn
Bhd akan melepas 15% saham Excelcomindo Pratama (EXCL)
kepada publik melalui skema private placement. Harga saham
yang akan dilepas akan ditentukan berdasarkan hasil
bookbuilding. Kepastian rencana pelepasan saham tersebut juga
masih menunggu kondisi pasar modal membaik. Sehingga ada
kemungkinan tahun depan. Dalam rencana pelepasan saham
tersebut, EXCL telah menunjuk 3 penjamin emisi terdiri dari JP
Morgan, Meryll Lynch dan Mandiri Sekuritas. Tujuan dari
pelepasan tersebut adalah untuk meningkatkan investor
domestik dan internasional. Saat ini Telekom Malaysia memiliki
83.79% saham EXCL, sehingga dengan pelepasan saham
tersebut Telekom Malaysia masih menjadi pemegang saham
mayoritas.

Excelcomindo Pratama (EXCL) memperoleh persetujuan
pemegang saham untuk menjual menara BTS di atas kisaran
harga wajar yang telah ditentukan oleh tim penilai independen.
Dalam rencana penjualan 7.000 menara telekomunikasi tersebut,
EXCL telah menunjuk PT Ujitek Baru sebagai penilai independen.
Kisaran harga wajar yang diusulkan oleh Ujitek berkisar antara
USD 90.737 - USD 115.408 per menara. Mengacu pada kisaran
tersebut, total dana yang akan diperoleh EXCL sekitar USD 635-
808 juta atau Rp 5,7-7,3 triliun dengan kurs Rp 9.000.
Sebelumnya disebutkan bahwa harga penjualan minimal per
menara sekitar USD 135.000. Harga jual minimal akan mengacu
pada kisaran yang diberikan Ujitek. Namun batas maksimalnya
tergantung hasil negosiasi dengan para bidder. Saat ini jumlah
bidder yang tersisa di bawah 5 perusahaan. Penjualan menara
nanti bisa pada 1 perusahaan atau konsorsium. Sesuai dengan
peraturan pemenang tender offer harus perusahaan Indonesia
atau lokal.

Maybank membatalkan rencana pembelian 60% saham PT
Anugerah Life Insurance anak usaha dari Panin Life (PNLF).
Dikabarkan hal tersebut dikarenakan negosiasi antara kedua
pihak tak mencapai kesepakatan.

AKR Corporindo (AKRA) ditetapkan sebagai pemenang hasil
pelelangan HSD (high speed diesel) untuk PLN. Perseroan
sebagai pemenang untuk pengadaan HSD pembangkit di
Tanjungbatu, Samarinda dan Siantan/Sei Raya Pontianak.
Dengan demikian AKRA akan memasok bahan bakar minyak
jenis solar (HSD) untuk memenuhi kebutuhan PT PLN selama 3
tahun. Nilai kontrak penyediaan 150 ribu kl HSD per tahun
berkisar USD110-120 juta per thaun. AKRA juga masih mencari
kebutuhan dana USD130 juta melalui pinjaman bank untuk
membentuk usaha patungan dengan Royal Vopak untuk
membentuk PT Jakarta Tank Terminal yang diperkirakan dapat
beroperasi mulai 2009 dengan kapasitas 280 ribu kl tahun ini
dan 400 ribu kl tahun depan.

Perusahaan Gas Negara (PGAS) pada 31 Agustus telah mulai
melakukan proses pemasukan gas ke PLTGU Muara Tawar,
Bekasi sebesar 30 mmscfd.(MMSCFD), sebulan kemudian,
perseroan akan menambah pasokan gas hingga menjadi 60
MMSCFD dan pada Desember 2008 menjadi 200 MMSCFD.

Mitra Rajasa (MIRA) menyatakan, akuisisi Apexindo
Pratama Duta (APEX) akan dirampungkan pekan depan. Mitra
Rajasa akan melunasi pengambilalihan 80,22% saham Apexindo
senilai USD 562 juta. Rencanaya, sekitar 65% dari nilai transaksi
atau USD365,3 juta akan dilunasi dengan pinjaman Goldman
Sach, pinjaman penasihat finansial MIRA, sedangkan sisanya
dibayar dengan menggunakan dana internal. Penyelesaian
transaksi ini sedikit molor dari waktu yang dijanjikan MIRA saat
RUPSLB, awalnya manajemen MIRA menyatakan akuisisi akan
rampung akhir Agustus.

Badan regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) kembali
menegaskan QTEL hanya boleh memiliki saham di Indosat
(ISAT) maksimal 49% sesuai dengan Perpres mengenai Daftar
Negatif Investasi.

Bakrieland Development (ELTY) menjalin kerjasama dengan
Suntech Power dalam rangka menciptakan bangunan ramah
lingkungan menggunakan sistem energi matahari di semua
proyek Bakrie. Melalui kerjasama ini proyek-proyek Bakrieland
akan menggunakan solar energy system dan panel listrik tenaga
surya sehingga menciptakan green building dan green
environment. Suntech Power merupakan perusahaan solar
energy system asal China. Salah satu proyek masterpiece
Suntech terpasang di Stadion Bird Nest di Beijing, untuk tahap
pertama akan menyediakan `solar energy system` dan listrik
tenaga matahari sebesar 250KW hingga 2010.
Pembangunan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) W2 Ulujami
- Kebon Jeruk diperkirakan tuntas pada akhir 2009 dengan
asumsi pemerintah berhasil membebaskan tanah akhir 2008.
Pembebasan tanah saat ini tengah memasuki tahap akhir
penentuan harga yang dilakukan tim apraisal (penilai)
independen. Biaya pembebasan tanah Rp 550 miliar dijadikan
capping (patokan), jika biaya di atas itu akan menjadi
tanggungan pemerintah. Jasa Marga (JSMR) sengaja
mempercepat JORRW2 karena menjadi tahap akhir keseluruhan
JORR yang memiliki fungsi strategis sebagai jalan alternatif
menuju Bandara Soekarno Hatta. JORR secara keseluruhan
mendekati penyelesaian akhir dengan pembangunan di bagian
Barat di W2 Ulujami - Kebon Jeruk (Jasa Marga joint BUMD DKIB
Jakarta) dan W1 Kebon Jeruk - Penjaringan (PT.Jalan Lingkar
Barat I).

Rencana Bank Central Asia (BBCA) mendirikan bank syariah
kemungkinan baru akan terealisasi tahun depan, karena tahun
ini tinggal empat bulan lagi.
Dana Pensiun Perkebunan (Dapenbun) selaku pemegang saham
mayoritas Bank Agroniaga (AGRO) menunda rencana right
issue perseroan pada Oktober 2008 karena situasi pasar modal
yang saat ini kurang menguntungkan. Perseroan juga
mengatakan penundaan ini atas saran BI.
Summarecon Agung (SMRA) membantah rumor akan
diakuisisi oleh perusahaan Singapura melalui private placement
sebanyak 15% saham.

Metrodata Electronic (MTDL) akan menambah modal kerja
sebesar Rp15 miliar melalui MSOP. RUPSLB telah menyetujui
untuk memberikan hak opsi untuk membeli maksimal 5% saham
dari modal disetor dengan harga pelaksanaan minimal 90% dari
harga rata-rata penutupan saham perseroan di bursa selama 25
hari sebelum pemberitahuan rencana pelaksaan MSOP.
Sumalindo Lestari (SULI) membantah akan melakukan
pemecahan nilai saham (Stock Split).

Sugi Samapersada (SUGI) telah menjual seluruh kepemilikan
saham di anak perusahaanya PT Distrubutor Komponen Utama
kepada PT Graha Sama Persada senilai Rp 4.95 miliar. Penjualan
tersebut sudah mendapat persetujuan RUPSLB pada 20 Juni
2008 lalu.

Indomobil Finance, anak usaha Indomobil Indonesia (IMAS)
berencana menerbitkan obligasi Rp500 miliar tahun depan untuk
membiayai kredit kendaraan bermotor yang ditargetkan tumbuh
40% dari 2008.

Tri Polyta (TPIA) berencana akan investasi USD 30 juta untuk
meningkatkan kapasitas produksinya pada Q4 2010 menjadi 460
ribu ton polypropylene dari saat ini yang sebesar 360 ribu ton.
Seluruh dana berasal dari internal. Tahun ini perseroan
menganggarkan sebesar 10% dari nilai tersebut atau USD3 juta.
Kebutuhan polypropylene dalam negeri sebesar 850 ribu ton per
tahun dengan pertumbuhan kebutuhan antara 4-5% per tahun.
Sementara kebutuhan yang sudah bisa dipenuhi oleh tiga
produsen polypropylene di Indonesia yaitu TPIA, Politama
Propindo dan Politan, anak perusahaan Pertamina, baru sebesar
625 ribu ton. Adapun pangsa pasar TPIA, lanjut hingga saat ini
mencapai 38%.

Tri Polyta (TPIA) hingga semester I 2008 mencapai Rp 128
miliar atau naik 80% dibanding periode sama tahun sebelumnya
Rp 71 miliar. Volume penjualan menjadi 170.302 ton atau naik
17% dari semester I 2007. Total penjualan mencapai Rp 2,63
triliun dari Rp 1,82 triliun.

Baca Lebih Lanjut......

Rabu, 03 September 2008

Sektor komoditi

Hari ini Antm, Inco, Ptba, Tins, Bumi, Aali, Lsip dan kawan-kawannya di turunkan sama penggemarnya, sepertinya masuk penggemar-penggemar baru (ada yang tampungin) mungkin dari saham ini akan bisa mendulang cuan 2-5% dalam beberapa hari mendatang.
Mungkin 5% khusus bagi selera yang pemberani.
Silahkan tentukan sendiri level berapa anda akan masuk.

Baca Lebih Lanjut......

News hari ini

Polda Kaltim memutuskan untuk membuka kembali 6 pit
tambang PT Kaltim Prima Coal (KPC) – anak usaha Bumi
Resources (BUMI) - di Kabupaten Kutai Timur, Kaltim mulai
Selasa (2/9/2008). Tambang tersebut sebelumnya dipasangi
garis batas polisi, untuk kepentingan penyidikan dugaan
sengketa lahan dengan PT Porodisa. Keenam pit tersebut
termasuk dengan pit Melawan dan pit Pelikan. Sejak
berhenti beroperasi telah merumahkan sekitar 2.500 pekerja
PT Thiess sebagai salah satu kontraktor utama KPC. Selain
belum menetapkan tersangka, penyidik Direskrim Polda
Kaltim juga belum menentukan jenis pelanggaran yang
diduga dilakukan KPC.

Laba bersih semester I 2008 Bakrie & Brothers (BNBR)
naik 587,8 % menjadi Rp590,27 miliar atau Rp10,77 per
saham dibanding periode sama tahun sebelumnya yang
meraih laba bersih Rp85,8 miliar. Penghasilan usaha bersih
Rp3,92 triliun naik dari Rp2,03 triliun dan laba kotor naik
menjadi Rp1,67 triliun dari Rp829,6 miliar.Beban usaha
melonjak menjadi Rp1,06 triliun dari Rp552,6 miliar sehingga
laba usaha menjadi Rp610,82 miliar dari Rp276,9 miliar
sedangkan perseroan meraih pendapatan lain-lain Rp239,3
miliar dibanding beban lain-lain sebelumnya Rp85,8 miliar
sehingga laba sebelum pajak menjadi Rp850,22 miliar dari
Rp191,09 miliar sebelumnya.

Jamsostek berencana akan membeli 5%-7% saham
Perusahaan Gas Negara (PGAS) dari pasar dalam waktu
dekat. Rencananya Jamsostek akan menggunakan dana
likuid berupa pencairan deposito untuk membiayai investasi
tersebut dan saat ini masih dalam tahap pengkajian.

Bank Rakyat Indonesai (BBRI) menjajaki kemungkinan
akuisisi saham Bank Bukopin (BBKP) baik melalui bursa
maupun secara langsung. Namun demikian akuisisi tersebut
masih sebatas keinginan manajemen, dan realisasinya
tergantung persetujuan pemegang saham.

Bank NISP (NISP) memimpin sindikasi pinjaman untuk Asia
Pasifik Properti (APP) senilai USD 30 juta atau sekitar Rp 270
miliar. Kredit ini berjangka 6 tahun dan akan dipakai untuk
pembangunan vila dan resort di wilayah Jimabaran Bali.

Bank Negara Indonesia (BBNI) siap mengucurkan dana
sebesar Rp 500 miliar untuk Pindad. Dana itu disiapkan
untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan investasi
Pindad tahun depan.BBNI ama medc dibawa road show deutsche bank
ke amrik...mulai hari ini

Baca Lebih Lanjut......

Apa hari ini?

Djia ditutup melelemah , minyak mengalami koreksi dan kemungkinan akan terkoreksi lagi hingga memnembus level USS100 per barel dalam beberapa hari kedepan
Kemaren saham-saham perbankan seperti BBNI, PNBN, BMRI, BBCA rebound, dan kemungkinan masih berlanjut hari ini.
Saham-saham properti juga sedikit yang naik seperti SMRA,CTRA
ISAT juga dirumorkan bahwa QTEL akan mendapatkan persetujuan menguasai 65% dari total saham, dan salah investor lokal masih berniat untuk ikut membeli saham perusahaan ini
Jika rumor ini benar maka kemungkinan perusahaan yang tender offer akan kembali bergairah.
Saham-saham properti juga akan ikut menyemarakkan perdagangan hr ini
Perlu dilirik saham-saham infrastruktur seperti JSMR, WIKA, ADHI, CMNP.

Baca Lebih Lanjut......

Selasa, 02 September 2008

Menyikapi Republik dan Demokrat di USA


Setelah aksi Barrack Obama menunjuk Biden sebagai pendampingnya dari partai Demokrat , John Mc Cain menunjuk Sarah Palin sebagai calon wakil presiden dr Partai Republik, membuat bursa pemilu presiden di USA makin menarik untuk diikuti.
Apalagi saat ini bencana badai Gustav melanda di Amerika
Trus apa hubungannya dengan Indonesia apalagi Bursa Efek Indonesia?
Tentu saja minyak /OIL
Apalagi setelah dilandai Badai Gustav, banyak analis memprediksi harga minyak akan kembali menyentuh level 120, tetapi sampai posting ini harga minyak masih di level 111.
Ada skenario yang sedang dikerjakan para pemain komoditas minyak:
1. Jika Republik menang, siap2 harga minyak akan melambung tinggi
2. Jika Demokrat menang ada kemungkinan minyak kearah US$100 per barel bisa juga
kebawah.
Market dan Rakyat Amerika dalam hasil poolingnya masih mengunggulkan Obama-Biden diatas McCain-Palin
Saat ini kisaran range harga minyak masih 108-115 per barel.

Baca Lebih Lanjut......